Skip to main content
Situs Prasejarah Sangiran

Situs Prasejarah Sangiran

 

Sangiran menjadi salah satu obyek wisata pilihan di Solo, merupakan situs prasejarah yang penting dalam menggambarkan evolusi manusia. Situs ini berlokasi kira-kira 15 km dari Kota Solo tepatnya di lembah sungai Solo, kaki gunung Lawu. Secara admnistrasi, Situs Prasejarah Sangiran berada di Kabuptaen Sragen. Pada tahun 1996 Situs Prasejarah Sangiran ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO.

 

Situs Prasejarah Sangiran

 

Situs ini ada ketika seorang antropplogi, Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald melakukan penelitian di area ini. Hasil penggalian situs menemukan fosil nenek moyang manusia pertama, Pithecanthropus erectus. Selain itu juga terdapat sekitar 60 fosil Meganthropus palaeojavanicus di situs ini. Sampai sekarang 100 fosil Homo erectus ditemukan di Sangiran dan jumlah ini merupakan 50% dari populasi Homo erectus di dunia.

 

Situs Prasejarah Sangiran

 

Di Situs ini juga terdapat museum Sangiran. Berisi banyak replika manusia purba yang menggambaran sejarah manusia purba sejak 2 juta tahun lalu sampai 200.000 juta tahun yang lalu. 13.086 koleksi fosil manusia purba ada di museum ini. Di dalam museum pengunjung dapat menikmati audio visual mengenai sejarah ditemukannya situs Sangiran, proses evolusi dan proses terbentuknya alam.

 

Situs Prasejarah Sangiran

 

Situs Sangiran layak dilkunjungi dan akses ke sana lebih mudah dari Kota Solo. Pengunjung cukup naik bus umum dari Terminal Tirtonadi. Bisa juga ditempuh menggunakan sepeda motor atau mobil.

 

Situs Prasejarah Sangiran