Skip to main content
Ikon Solo Patung Soekarno di Stadion Manahan

Ikon Solo Patung Soekarno di Stadion Manahan

Patung Soekarno setinggi tujuh meter menjulang di ujung Jl.Adisucipto Solo, pertengahan Juli 2018. Dikelilingi air mancur oval, patung itu dibangun persis di depan pintu masuk Stadion Manahan. Tanpa tugu tembok sebagai dasar, Patung Soekarno sendiri terbuat dari perunggu dengan tinggi tiga meter dan lebar 1,2 meter. Soekarno di patung itu digambarkan sedang membaca. Konon artinya mengisahkan penggalan hidup Sang Proklamator saat membaca literatur dan menggali pengetahuan sebelum merumuskan Pancasila.

Selain itu, simbol Soekarno Membaca memiliki makna sangat luas. Dengan membaca, dapat membuka jendela dunia. Tak hanya membaca dalam lembaran buku semata, melainkan juga membaca situasi, lingkungan dan apa yang ada di sekitar. Sehingga, lebih waspada dan mawas diri terhadap apa yang akan terjadi.

Kawasan yang disebut dengan Plasa Manahan ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Solo. Sebuah ruang publik anyar dari Pemerintah Kota Solo untuk warganya. Plasa ini seolah gerbang memasuki kawasan stadion kebanggaan Kota Bengawan. Berkapasitas 25.000 penonton, Stadion Manahan merupakan stadion pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah event olahraga difabel terbesar di Asia Tenggara ASEAN Paragames 2011.

Stadion ini diresmikan pada tanggal 21 Februari 1998 oleh Presiden Republik Indonesia, Soeharto. Sekira sepuluh tahun kemudian, stadion ini mengalami renovasi besar-besaran setelah sebelumnya mengantongi predikat langganan banjir. Jenis rumput Dactylon Cynodon (rumput bermuda) didatangkan dari Batam untuk ditanam di lapangan stadion Manahan. Sedangkan konstruksi drainase lapangan yang terdiri dari pipa-pipa dan kain filter pasir, berasal dari negara tetangga, Malaysia. Untuk menutup permukaan lapangan, dibutuhkan pasir sebanyak 1600 m3 menggunakan pasir Pantai Samas Yogyakarta yang tidak banyak memiliki kandungan garam. Selain lapangan sepakbola, Komplek Gelora Manahan juga memiliki lapangan tenis, lapangan bisbol, sirkuit motor, balap sepeda (velodrome), lapangan voli, basket, bulu tangkis, tenis meja, ruang biliar, dan gedung olahraga serbaguna.